Stani Kulechov Membela Aave Setelah Penarikan Bank DeFi Senilai $8,45 Miliar

2 jam yang lalu
2 menit baca
3 tampilan

Pendiri Aave Membela Protokol Pinjaman Terdesentralisasi

Pendiri Aave, Stani Kulechov, membela protokol pinjaman terdesentralisasi setelah terjadinya penarikan besar-besaran senilai $8,45 miliar, yang dipicu oleh eksploitasi DeFi yang signifikan awal tahun ini. Dalam konferensi Proof of Talk di Paris minggu lalu, Kulechov menyatakan bahwa Aave tetap beroperasi meskipun menghadapi salah satu peristiwa stres paling parah dalam keuangan terdesentralisasi, yang disebabkan oleh krisis pasar akibat eksploitasi pada bulan April terhadap jembatan LayerZero milik KelpDAO.

Ketahanan Aave di Tengah Krisis

Kulechov menegaskan bahwa infrastruktur V3 Aave telah teruji melalui beberapa periode volatilitas pasar. “Aave telah menunjukkan ketahanan yang luar biasa selama masa-masa yang sangat turbulen,” ujarnya saat membahas kinerja protokol selama gangguan tersebut. Komentar ini muncul setelah insiden keamanan yang dampaknya melampaui protokol asalnya.

Peneliti risiko melacak eksploitasi tersebut ke serangan RPC-spoofing dan DDoS yang menargetkan node verifier LayerZero yang terhubung ke KelpDAO.

Meskipun serangan ini tidak melibatkan cacat dalam kontrak pintar Aave, dampaknya segera dirasakan di platform pinjaman saat pengguna bergegas menarik dana. Dalam waktu 48 jam setelah eksploitasi, sekitar $8,45 miliar dalam setoran ditarik dari Aave, menciptakan salah satu kejutan likuiditas terbesar yang pernah terjadi di DeFi.

Upaya Pemulihan dan Respons Komunitas

Meskipun protokol terus beroperasi, upaya pemulihan memerlukan intervensi signifikan dari komunitas dan kepemimpinan Aave. Aave DAO mengalokasikan 25.000 ETH sebagai bagian dari paket respons darurat, sementara Kulechov secara pribadi menyumbangkan 5.000 ETH, yang bernilai sekitar $8,4 juta pada saat itu, untuk membantu menstabilkan situasi di tengah tekanan yang meningkat.

Dalam pernyataannya, Kulechov membedakan antara kegagalan infrastruktur pendukung dan kerentanan dalam aplikasi DeFi itu sendiri. Ia berpendapat bahwa insiden keamanan lebih sering disebabkan oleh ketergantungan eksternal daripada cacat dalam protokol pinjaman inti.

Analisis dan Pandangan Berbeda

Menurutnya, keamanan kontrak pintar di seluruh aplikasi DeFi utama telah meningkat secara signifikan, sementara risiko sering muncul dari sistem pihak ketiga yang berinteraksi dengan protokol tersebut. Namun, tidak semua pihak setuju dengan pandangan ini. Perusahaan pemodelan risiko blockchain, LlamaRisk, melaporkan bahwa para penyerang memanfaatkan eksploitasi KelpDAO untuk menciptakan jaminan yang tidak berharga, yang kemudian disetorkan ke Aave sebelum Ether yang terautentikasi ditarik.

Perusahaan tersebut memperkirakan bahwa insiden ini meninggalkan Aave V3 dengan sekitar $123,7 juta dalam utang buruk. Analisis terpisah dari Bank Policy Institute menyimpulkan bahwa kejadian tersebut mengungkapkan kelemahan dalam pengaturan asuransi DeFi dan menunjukkan bagaimana penarikan besar-besaran dapat menciptakan tekanan yang mirip dengan penarikan bank tradisional.

Inovasi dan Pembaruan Aave

Sambil membela kinerja Aave, Kulechov mengakui bahwa infrastruktur DeFi yang saling terhubung menciptakan bentuk risiko sistemik baru yang memerlukan perubahan arsitektur. Untuk mengatasi kekhawatiran ini, Aave Labs sedang mempersiapkan pembaruan V4, yang akan menggantikan pengumpulan likuiditas tradisional dengan kerangka modular hub-and-spoke.

Kulechov menjelaskan bahwa desain baru ini akan memungkinkan protokol untuk menerapkan premi risiko lokal dan mengisolasi jaminan bermasalah sebelum kerugian menyebar di pasar pinjaman. Ia berpendapat bahwa sistem blockchain publik memberikan keuntungan karena kode dan model risiko dapat diperiksa secara terbuka oleh peneliti dan peserta pasar.

Di sisi lain, Aave Labs juga terus memperluas operasi terregulasinya. Bulan lalu, anak perusahaan Push Labs Limited dan Push Virtual Assets Limited menerima persetujuan dari Otoritas Perilaku Keuangan Inggris untuk beroperasi sebagai penyedia pertukaran cryptoasset terdaftar. Pendaftaran ini melengkapi otorisasi Lembaga Uang Elektronik FCA yang sudah ada dan mengikuti otorisasi MiCA Aave Labs di Uni Eropa pada November 2025.