Jaringan Penipuan Cryptocurrency Menggunakan Panggilan Polisi Palsu dan Snapchat untuk Mencuri £5 Juta

1 hari yang lalu
Waktu baca 1 menit
3 tampilan

Jaringan Penipuan Cryptocurrency Dibongkar

Sebuah jaringan penipuan cryptocurrency yang canggih telah dibongkar setelah berhasil mencuri hingga £5 juta dalam bentuk cryptocurrency di seluruh Inggris. Tiga pelaku, yaitu Anthony Ikenwe, Hamza Bashir, dan Kevin Nwamma, dijatuhi hukuman gabungan selama 28 tahun dan sembilan bulan penjara.

Metode Penipuan

Menurut keterangan jaksa, skema ini sangat bergantung pada teknik rekayasa sosial. Kelompok ini diduga membeli informasi pribadi korban dari sumber di dark web sebelum menghubungi mereka melalui telepon. Korban diberitahu secara keliru bahwa aset digital mereka berada dalam ancaman segera, sehingga mereka perlu bertindak cepat.

Korban yang mudah tertipu diarahkan untuk mengungkapkan kredensial akun sensitif atau mentransfer cryptocurrency mereka ke dompet yang sebenarnya milik para penipu. Otoritas telah mengidentifikasi delapan korban yang terkonfirmasi, yang secara kolektif kehilangan hampir £5 juta dalam bentuk cryptocurrency.

Strategi Penipuan

Para tersangka berhasil mendapatkan kepercayaan dari korban yang tidak curiga dan mengarahkan mereka ke situs web palsu yang dirancang untuk meniru platform cryptocurrency yang sah. Situs web phishing ini menangkap nama pengguna, kata sandi, dan detail autentikasi lainnya.

Anggota kelompok ini juga menyamar sebagai karyawan perusahaan cryptocurrency atau memperkenalkan diri sebagai perwakilan dukungan teknis palsu. Rekaman video yang menunjukkan salah satu tersangka melakukan panggilan penipuan menjadi salah satu bukti yang paling meyakinkan. Dalam panggilan tersebut, tersangka berusaha meyakinkan seorang korban untuk memberikan kata sandi akun cryptocurrency mereka.

Gaya Hidup Mewah

Mereka menggunakan dana yang diperoleh secara ilegal untuk membiayai gaya hidup mewah. Rekaman CCTV yang terungkap menunjukkan anggota kelompok tersebut melakukan pembelian mewah di Harrods. Bukti tambahan termasuk foto-foto para tersangka berpose dengan kendaraan mahal.